Gelar Diperlukan untuk Menjadi Fotografer Medis

Daftar Isi:

Anonim

Seorang fotografer medis, juga disebut sebagai fotografer biomedis, adalah individu yang terampil yang memiliki kreativitas artistik dan pengetahuan rinci tentang proses ilmiah, anatomi, dan fisiologi. Fotografer medis dapat menemukan berbagai pilihan karier di sekolah kedokteran, rumah sakit, pusat penelitian, perusahaan penerbitan, agen periklanan, produsen farmasi dan organisasi berbasis kesehatan lainnya. Ini adalah karir yang menyenangkan bagi mereka yang unggul dalam seni dan sains.

$config[code] not found

Apa itu Fotografer Medis?

Fotografer medis menangkap dan memproses foto-foto dari banyak area anatomi tubuh manusia yang berbeda dalam upaya meningkatkan pemahaman tentang tubuh dan penyakit serta cedera yang mempengaruhinya. Fotografer medis mendokumentasikan cedera dan penyakit, melacak kemajuan operasi dan prosedur medis, mencatat kemajuan medis pasien dari waktu ke waktu, atau memotret autopsi. Mereka menangkap gambar yang digunakan untuk pengukuran dan analisis, atau untuk mendukung laporan medis, ilmiah, atau makalah penelitian. Karya mereka juga muncul dalam buku teks, pamflet, pameran, film pembelajaran, prosedur hukum dan litigasi, dan sebagai model pengajaran untuk pengajaran.

Gelar sarjana

Fotografer medis harus memiliki gelar associate atau sarjana dalam fotografi atau ilustrasi medis. Program-program ini mengajarkan aspek artistik dan ilmiah dari profesi ini. Siswa mempelajari prinsip-prinsip fotografi analog dan digital, proses dan konsep pencitraan, dan fotografi yang berkaitan dengan multimedia dan media baru. Mereka juga dipersiapkan dengan pengetahuan dasar tentang anatomi, fisiologi, dan proses biologis. Secara umum program-program ini mengajarkan Anda bagaimana menerjemahkan informasi ilmiah yang kompleks menjadi gambar visual yang jelas dan menarik tanpa prasangka.

Video Hari Ini

Dibawa ke kamu oleh Sapling Dibawa ke kamu oleh Sapling

Pekerjaan Kursus

Program gelar Associate dan sarjana dalam bidang fotografi dan ilustrasi medis mencakup topik-topik seperti proses fotografi; fotografi digital, analog, hitam dan putih, dan berwarna; fotografi ilmiah, bedah, ophthalmic dan forensik; seni visual; multimedia, digital, pemodelan 3D dan penerbitan Web; teknologi dan peralatan fotografi; ilustrasi, gambar dan desain; biologi, anatomi dan fisiologi; dan visualisasi ilmiah. Mata kuliah pilihan memungkinkan Anda untuk mengeksplorasi lebih jauh bidang studi tertentu seperti fotografi bedah, ilustrasi zoologi dan botani, dan fotografi sains alam.

Sertifikasi

Fotografer medis harus berusaha untuk menjadi Fotografer Biologis Terdaftar (RBP), sertifikasi yang ditawarkan oleh Dewan Pendaftaran Asosiasi Bioteknologi. Sertifikasi ini mengevaluasi dan mensertifikasi fotografer medis sebagai ahli di bidangnya. Setelah persyaratan pendidikan dipenuhi, kandidat harus lulus ujian tertulis, praktis, dan lisan, dan menyerahkan portofolio pekerjaan mereka untuk ditinjau.

Prospek Karier

Bidang fotografi medis relatif kecil, tetapi merupakan bidang kompetitif yang diperkirakan akan tumbuh. Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS), profesi ini akan mengalami peningkatan kesempatan kerja 10 persen hingga 25 persen pada tahun 2020. Fotografer medis akan melihat pertumbuhan tertinggi di bidang pendidikan, yang meliputi pekerjaan untuk penerbit buku teks, sekolah kedokteran dan lembaga penelitian. Sub-spesialisasi yang akan mengalami pertumbuhan tinggi dalam pekerjaan adalah teknisi sains forensik, yang mengambil foto TKP. BLS mengharapkan peningkatan 19 persen dalam sub-bidang fotografi medis ini.